Aspirasi warga Desa Nangka, Kabupaten Bangka Selatan, terkait penolakan rencana pengalihan jalan usaha tani oleh PT Bukit Palma Prima (BPP) mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).Keluarga
Dalam rapat tersebut, warga yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Nangka menyampaikan penolakan secara tertulis terhadap rencana pengalihan jalan yang selama ini digunakan masyarakat untuk mengakses lahan pertanian dan perkebunan.
Ketua Forum Peduli Masyarakat Nangka, Suryadi, mengatakan RDP yang berlangsung di DPRD Babel memberikan harapan baru bagi warga. Menurutnya, DPRD menunjukkan perhatian terhadap aspirasi masyarakat dengan meminta perusahaan menghentikan sementara aktivitas pembangunan hingga tercapai kesepakatan bersama.
“Alhamdulillah, rapat ini mulai menemui titik terang. DPRD meminta kepada pihak perusahaan PT BPP untuk menghentikan sementara kegiatan sampai ada kesepakatan bersama dengan masyarakat,” kata Suryadi usai rapat, Kamis (11/6/2026).





